lagu yang dulu kita suka sekarang tak lagi syahdu
hati kita betaut mungkin terlalu erat sampai berat
rasanya mengikis padi esensi diri. mungkin hidup hanya
tentang bagaimana keinginan ini terwujud, atau
bagaimana keutuhan eksistensi ini dapat menerusik
menempatkan secara tepat hal hal yang terasa
diperlukan untuk berpulang berekspresi berpetualang
menempelkan yang baru dan relevan agar ini bisa kuat
dipakai bertahan dalam umur yang masih panjang
sok adalah anak muda sombong sok tahu sok paling
menderita sok menganggap dunia berproses pada kita.
sok sok bergantung pada mimpi yang kita dengan sok
yakin memperjuangkannya karena takut kehilangan
pijakan. takut terus mempertanyakan diri lagi dan lagi
dan lagi sampai habis tercabik taring taring buas di
kegelapan. sok sok nulis puisi di instastori. au dah ini
puisi atau bukan bodoamat.
coba coba sini kalian yang sudah pada sepuh sudah
makan asam garam sudah pernah menjalani ini semua
coba ajari kami. pecahkan gendang telinga kepala batu
kami, nasihati kami dengan benar bukannya menjadikan
kami sebagai pelampiasan. tidakkah kalian bisa melihat
carut marut kami berlari kesana kemari seperti biri biri
tersesat butuh dituntun ke jalan yang sudah kalian hapal
kalian lalui berkali kali.
bukankah kita bersama hidup di sini
lagu yang dulu kita suka
Desember 2020 · ID