← kembali
barangkali bila jumat pagi tidak seasik tadi,
ikhwan akan gagal mendefinisikan kenyataan
 
ikhwan si penjelajah
dunia dunia berbeda
si paling fleksibel
eksploratif
kaya anak baru tau serunya anak anak
 
tiap hari ikhwan berusaha tidak memikirkan apa jadinya nanti
"berapa lama dunia seperti ini akan kuhidup?"
"dunia seperti apa yang akan kuhidup nanti?"
"bagaimana cara biar dunia nanti sama indahnya dengan yang ini"
 
pertanyaan-pertanyaan itu ikhwan bungkus
prinsipnya bahwa ia hanya bisa memusatkan
hal hal yang bisa ia kendalikan
 
karena ikhwan suka nongkrong di teras
berkarya menyusun cita melepas duka
hari hari kerjanya hanya menanam doa
"semoga semoga semoga, semoga semesta memberkahiku"
 
di belakang rumahnya telah tumbuh kebun rimbun
yang asri dan dipenuhi dengan amalan,
ada banyak amalan baik, ada amalan buruk
ada juga amalan gajelas, justru ini yang paling banyak
amalan jenis ini memenuhi ruang belakang rumahnya sampai
menjalar masuk lewat jendela ke kamar kamar.
karena ia tidak tahu baik buruknya,
ia tak berani merapihkan
 
"biar saja, semoga berkah"

Ikhwan si penjelajah

Oktober 2022 · ID