anjing anjing kecil berlarian di depan kamar, menyalak riang
main petak umpet sambil mengendus bokong masing-masing.
sementara itu kami goleran di dalam kamar menghisap rokok
sambil mengelus-elus perut yang diambang kena asam
lambung karena belum dikirim uang bulanan
tadi siang bapak kos yang pasif agresif menyindir halus
tentang ruang tamu yang berantakan dengan puntung, ampas,
pakaian basah dan kolor-kolor bertebaran. sementara kami
mematung di dalam kamar berkontemplasi tentang sebuah
neurotransmitter yang membuat serat otot jantung jadi sulit
mengejang
kami adalah pemuda menyedihkan yang suka setel lagu
pelan-pelan agar tidak mengganggu. kami suka maraton game
of thrones berkali-kali berharap menemukan cerita yang lebih
baik setiap kami sampai di sisen lapan. kami selalu jemur baju
jam dua siang padahal paham kalau setiap jam tiga sore pasti
hujan akan turun mengguyur pakaian yang harusnya harum
pelembut tapi malah jadi bau apek karena air langit dipenuhi
udara butek hasil penguapan dari mimpi-mimpi kelam di
kepala-kepala penghuni jalan yang bolak balik pulang kerja
dengan kendaraan yang suara knalpotnya demen banget
merobek-robek dunia
dan kini lihatlah kami di sini berusaha lari dari sesuatu yang
dalam pikir kami akan melaju menerjang mengebiri masa
depan, maka dari itu kami memblender jiwa dan menyusun
serpihannya untuk diumpankan ke anjing anjing kecil yang
sedang main petak umpet di depan
anjing anjing kecil
Februari 2020 · ID