makin tua dunia makin gelap
dari tahun ke tahun kita tinggalkan serpihan diri
di mana kita masih punya setidaknya secercah cahaya
bayangan bayangan bahagia selama lamanya
hati kita adalah samudera
setiap pagi berganti tetes demi tetes
tetes mana yang kita mainkan bersamanya
dan tetes mana yang kita mainkan bersamanya
dari jendela mobil kita saksikan jemari tuhan menari
mengoyak mengubah membangun yang kita hargai
meninggalkan kekasih hati di kampung halaman
berharap kita adalah burung biru yang
terbang berkelana ke suatu muara
enggan ditenggelamkan
ditarik ke inti bumi
telah kita sadari bahwa suatu waktu nanti akan kita
punguti serpihan ini, untuk dikagumi atau disesali
untuk mengingatkan mengapa dunia jadi segelap ini
makin tua dunia makin gelap
July 2020 · ID