ia bersembunyi di got kering, di mana rerumputan bernapas bersamanya
polisi sudah mengepung gedung pengungsian, tempat di
mana para gipsi hendak menggelar pertunjukan teater
malam makin kelam, dan ia berusaha tetap tenang di bawah
got, sementara langit diisi suara suara tembakan dan teriakan
kemudian datang sesosok lelaki,
yang langsung mengangkang di atas got,
dan kencing tepat di wajahnya
ia tidak tahu apakah lelaki ini polisi atau bukan,
apakah lelaki ini tahu ada orang di sana,
apakah sengaja atau tidak.
ia diam saja,
jangan sampai ketahuan ia bersembunyi di sana
ia memejamkan mata, menutupi wajah dengan kedua tangan.
air kencing yang hangat dan asin terus berderai,
mengalir ke sela sela mulutnya,
menyesap di lidahnya
sosok itu terus mengencinginya, lama sekali
bersembunyi di got kering
August 2021 · ID